USULAN DARI IPUY


Karena sitenya yang begitu luas, konsepnya (seperti, juga konsep Didi) adalah bangunan pavilion dengan koridor penghubung (seberapa jauh ini masih dianggap satu bangunnan tergantung definisi KORIDOR pada peraturan di Perth, bisa-bisa nggak memenuhi sama sekali). Tapi, sayang rasanya di site yang begitu luas, kalau hanya 'satu' massa, karena kita jadi kehilangan kesempatan untuk membentuk 'ruang-ruang' di luar bangunan (kecuali dengan tanaman / pohon).

Ruang pengikat utama dari massa pavilion adalah sebuah plaza berbentuk LINGKARAN yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan diluar bangunan (manasik haji, bazar, selamatan, dan tentu saja juga untuk 'barbecue', - kegiatan kegemarannya orang Australia).

Karena penekannya adalah pada "kelompok" massa, maka konsep bentuk massanya sendiri adalah KESEDARHANAAN, - menggunakan bentuk-bentuk yang se-reguler mungkin (SEGIEMPAT, LINGKARAN, PIRAMID, dsb.). Sederhana dalam bentuk, tapi kaya dalam detail dan interior bangunan, terutama masjid nya. Jadi, kalau dari luar, kelihatan biasa-biasa saja, tapi kalau sudah di dalam baru kita menikmati, merasakan, menghayati detail-detail yang menarik dan kaya.

Sengaja bangunan masjid diletakkan disebelah kanan entrance, karena ada petunjuk-petunjuknya untuk mendahulukan yang kanan dari pada yang kiri untuk hal-hal yang bersifat baik. Bangunan penginapan untuk wanita dibuat satu as ke kiblat dengan masjid dengan pertimbangan anjuran untuk sholat di masjid untuk wanita tidak sebesar anjuran untuk pria. Sehingga kamar-kamar untuk wanita sudah dibuat menghadap ke kiblat.


USULAN BERIKUTNYA

USULAN BERIKUTNYA